Kamis, 08 Oktober 2015

MORI GAKKOU - KUNJUNGAN TSUJI TAKAKO DARI CHIBA

Mori Gakkou merupakan lembaga diklat bahasa Jepang yang berada di kota Solo. Lembaga ini dikenal sebagai IMM preparation dimana peserta didik akan diarahkan untuk dapat magang ke Jepag melalui program IMM (negeri).

Salah satu upaya yang kami lakukan untuk meningkatkan motivasi dan minat para peserta didik adalah dengan mendatangkan ORANG JEPANG secara langsung. Yang pada akhirnya peserta didik dapat berinteraksi langsung untuk mengasah kemampuan bahasa Jepang mereka, juga mempelajari budaya Jepang sebelum berangkat ke negeri sakura.

Beberapa waktu lalu, kami mendapatkan kunjungan, direncanakan juga akan menjadi kunjungan rutin, Tsuji Takako dari Chiba. 

Ruang Kelas Mori Gakkou

Halaman Depan Mori Gakkou
Mori Gakkou memberikan Anda kesempatan untuk berinteraksi bersama orang Jepang sebelum pergi ke Jepang. 







Kamis, 27 Agustus 2015

MORI GAKKOU - DIKLAT BAHASA JEPANG

Kantor Mori Gakkou di Perumahan Klodran Indah Jl.Pepaya 1 A-27 Colomadu (Solo)

Ruang Konsultasi Diklat Bahasa Jepang

Perpustakaan Mori Gakkou

Ruang Kelas yang Luas

Ruang Kelas Mori Gakkou


AYO MAGANG KE JEPANG !


PROGRAM MAGANG KERJA KE JEPANG (IMM)

Program magang ke Jepang (IMM) merupakan program resmi kerjasama IMJapan dengan kemenakertran RI sejak tahun 1993.

Lebih dari 50.000 orang pemuda terpilih dan terbaik bangsa telah mengikuti program magang kerja ke Jepang.

Tujuan dari program IMM pada dasarnya adalah melatih disiplin, etos kerja dan peningkatkan kualitas kerja international yang diperoleh dari negara maju selama 3 tahun.

Selain itu, ada tunjangan gaji pokok 10-15 juta rupiah/bulan (belum termasuk lembur).

Setelah menyelesaikan program selama 3 tahun akan menerima :
a. modal usaha mandiri 600.000 yen (60-100 juta tergantung kurs)
b. sertifikat JITCO & IM
c, diprioritaskan kerja di perusahaan Jepang yang berada di Indonesia (langsung wawancara)

Pelajari caranya lolos tes seleksi IMM (program magang kerja ke Jepang) dengan mengikuti "program Diklat Bahasa Jepang".


Diklat Bahasa Jepang adalah program yang bertujuan untuk mendidik, membina dan mengarahakan peserta didik agar siap dan lolos program pemagangan ke Jepang (IM Japan).

Persyaratan : 
1. Laki-laki usia 19,6 s.d 25 tahun,
2. min lulus SMK/A,
3. tinggi badan min 160 cm,
4. berat badan min 50 kg
5. tidak bertato/bertindik/patah tulang/operasi

Materi : 
1. Bahasa Jepang,
2. matematika,
3. Fisik Mental Disiplin,
4. teknik wawancara,
5. pengenalan budaya Jepang

Lama Diklat : 200 – 250 jam (2-3 bulan)

Jadwal kelas : Senin – Jum’at dari 08.00 – 12.00 WIB

Fasilitas yang diperoleh : 
1. Modul bahasa Jepang,
2. Kamus bahasa Jepang – Indo & Indo – Jepang,
3. Jaket,
4. Seragam olahraga,
5. Asrama
6. Free Wi-fi
7. Perpustakaan

Tempat Diklat : Perum Klodran Indah Jl.Pepaya A-27 Colomadu (Solo)

Informasi lebih lanjut, silakan datang langsung ke kantor kami pada hari dan jam kerja (Senin – Jum’at jam 08.00 – 16.00 WIB).

JANGAN SIA-SIAKAN KESEMPATAN INI
SEGERA HUBUNGI KAMI SEKARANG JUGA UNTUK MENDAFTAR
KAMI MENERIMA SISWA DARI LUAR KOTA SOLO


ALAMAT DAN INFORMASI :
Perum Klodran Indah Jl.Pepaya 1 A-27 Colomadu (Solo)
Telp. (0271) 739592/9226533


Rabu, 26 Agustus 2015

INFORMASI MAGANG KE JEPANG (IMM) - MORI GAKKOU

Program magang ke Jepang (IMM) merupakan program resmi kerjasama IMJapan dengan kemenakertran RI sejak tahun 1993.
Lebih dari 50.000 orang pemuda terpilih dan terbaik bangsa telah mengikuti program magang kerja ke Jepang.
Tujuan dari program IMM pada dasarnya adalah melatih disiplin, etos kerja dan peningkatkan kualitas kerja international yang diperoleh dari negara maju selama 3 tahun.
Selain itu, ada tunjangan gaji pokok 10-15 juta rupiah/bulan (belum termasuk lembur).
Setelah menyelesaikan program selama 3 tahun akan menerima :
a. modal usaha mandiri 600.000 yen (60-100 juta tergantung kurs)
b. sertifikat JITCO & IM
c, diprioritaskan kerja di perusahaan Jepang yang berada di Indonesia (langsung wawancara)

Pelajari caranya lolos tes seleksi IMM (program magang kerja ke Jepang) dengan mengikuti "program Diklat Bahasa Jepang".
Diklat Bahasa Jepang adalah program yang bertujuan untuk mendidik, membina dan mengarahakan peserta didik agar siap dan lolos program pemagangan ke Jepang (IM Japan).
Persyaratan : 
1. Laki-laki usia 19,6 s.d 25 tahun, 
2. min lulus SMK/A, 
3. tinggi badan min 160 cm, 
4. berat badan min 50 kg 
5. tidak bertato/bertindik/patah tulang/operasi

Materi : 
1. Bahasa Jepang, 
2. matematika, 
3. Fisik Mental Disiplin, 
4. teknik wawancara, 
5. pengenalan budaya Jepang

Lama Diklat : 200 – 250 jam (2-3 bulan)
Jadwal kelas : Senin – Jum’at dari 08.00 – 12.00 WIB
Fasilitas yang diperoleh : 
1. Modul bahasa Jepang, 
2. Kamus bahasa Jepang – Indo & Indo – Jepang,
3. jaket, 
4. seragam olahraga, 
5. asrama
6. free Wi-fi

Tempat Diklat : Perum Klodran Indah Jl.Pepaya A-27 Colomadu (Solo)
Informasi lebih lanjut, silakan datang langsung ke kantor kami pada hari dan jam kerja (Senin – Jum’at jam 08.00 – 16.00 WIB).

JANGAN SIA-SIAKAN KESEMPATAN INI 
SEGERA HUBUNGI KAMI SEKARANG JUGA UNTUK MENDAFTAR

Mori Gakkou Diklat Bahasa Jepang
ALAMAT DAN INFORMASI :
Perum Klodran Indah Jl.Pepaya 1 A-27 Colomadu (Solo)
Telp. (0271) 739592

Minggu, 23 Agustus 2015

PROGRAM PEMAGANGAN KE JEPANG (IM JAPAN)

A.     APAKAH PROGRAM PEMAGANGAN JEPANG ITU ?
Program pemagangan ke Jepang adalah wujud kerjasama antara Mennakertrans RI dengan IM Japan dalam rangka meningkatkan mutu SDM generasi muda bangsa Indonesia.

B.     APA SINGKATAN IM JAPAN ?
Assotiation for International Manpower Development Organization – Japan yang merupakan asosiasi perusahaan menengah dan kecil di Jepang.

C.     APA TUGAS IM JAPAN ?
1.      Menerima pemagangan dari luar negeri (terutama Indonesia)
2.      Membantu perkembangan perusahaan kecil dan menengah di Jepang
3.      Menjadi sponsor dan pelindung (bapak angkat) peserta magang selama di Jepang

D.    APA ARTI MAGANG ATAU PEMAGANGAN ?
Arti magang tahun pertama, kedua dan ketiga disebut technical intern training atau masa jisshuusei yaitu masa bekerja sambil berlatih.

E.     APA TUJUAN PEMAGANGAN ?
1.      Menambah ilmu pengetahuan dan keterampilan teknik di perusahaan kecil dan menengah

2.      Menambah sikap dan etos kerja

HUBUNGI KAMI

MORI GAKKOU

Diklat Bahasa Jepang

Jl.Pepaya A-27 Colomadu (Solo)



Kamis, 18 Juni 2015

BROSUR MAGANG KERJA KE JEPANG PROGRAM IMM

Brosur Magang Jepang Program IMM

PENDAFTARAN PESERTA DIKLAT BAHASA JEPANG MORI GAKKOU UNTUK PERSIAPAN SELEKNAS JULI 2015

Bingung mencari pekerjaan?Bergabunglah bersama kami untuk mengikuti program pemagangan ke JEPANG bagi lulusan sma,smk atau perguruan tinggi.Manfaatkan kesempatan emas ini,untuk masa depan yang lebih baik.Solusi tepat untuk magang ke jepang.

"MORI GAKKOU"
GRATIS KONSULTASI !
085659050230 (sms only)

PENDAFTARAN TERAKHIR KELAS DIKLAT BAHASA JEPANG TGL 30 JUNI 2015 untuk persiapan tes rekrutmen IMM bulan Juli (SELEKNAS = bisa diikuti oleh peserta dari daerah manapun), bulan Agustus (Jawa Timur) dan bulan September (Jawa Barat)

Persyaratan Peserta : 
-Pria usia 19 tahun 6 bulan s/d 25 tahun 
-Lulusan minimal SMK/SMA 
-Tinggi badan minimal 160 cm 
-Tidak bertato/patah tulang/buta warna 
-Tidak bertindik

Biaya DIKLAT 8 JUTA rupiah

100% Materi Standar IMM
90% Lolos Seleksi IMM = pasti dapat perusahaan = pasti berangkat ke Jepang

*TERSEDIA ASRAMA BAGI PESERTA DARI LUAR KOTA

Alamat :
Perum Klodran Indah Jl.Pepaya A-27 Colomadu (Solo)
Let's CREATE YOUR FUTURE WITH US !

PENDAFTARAN TERAKHIR 30 JUNI 2015


Selasa, 12 Mei 2015

Kenshusei di Jepang Calon Investor Muda di Tanah Air

Saat ini lebih dari 3.000 anak muda Indonesia bekerja di Jepang. Mereka ini adalah sumber daya manusia (SDM) Indonesia terlatih (skill). Makanya mereka enggan disebut TKI. Sebutan khusus bagi mereka adalah Kenshusei . Rata-rata mereka kontrak kerja di jepang selama 3 tahun. Sebagian di antaranya bekerja di perusahaan otomotif, seperti Yamaha, Honda, dan anak perusahaannya. Setiap awal hingga pertengahan tahun, silih berganti para Kenshusei habis masa kontraknya dan kembali ke Indonesia.
Ritual anak bangsa ini mendapat perhatian dari Gatoet Gembiro Noegroho SE MM. Bapak asal Solo ini menjabat Regional Head Bank Nasional Indonesia (BNI) 46, Tokyo Branch. “Kami ingin Kenshusei ini ketika kembali ke Indonesia tidak lagi mencari kerja dan menjadi karyawan, tapi seharusnya mereka menjadi pengusaha (enterpreneur) dan menciptakan lapangan kerja bagi orang lain,” ungkap Gatoet.
Maka BNI 46 Tokyo menggandeng Keihin Network Solution (KNS), sebuah event organizer di Tokyo. KNS ini dimiliki oleh Mahmudi, mantan Kenshusei Indonesia yang jadi enterpreneur, menikah dengan gadis Jepang dan menetap di Tokyo. Kolaborasi BNI 46 Tokyo dan KNS menggelar acara pertemuan para kenshusei dengan punggawa Business Opportunity (BO) dari Indonesia. Nama acaranya Gathering dan Business Matching “Kewirausahaan dan Solusi”, yang berlangsung di Sekolah Republik Indonesia Tokyo, (16/12).
F-16 Indonesian Workshop Association (F-16 IWA) adalah satu-satunya peluang usaha bisnis motor dan otomotif yang diundang BNI 46 ke Tokyo. Menurut para petinggi BNI 46 di Jakarta, F-16 IWA punya keunikan dan konsep bisnis yang berbeda dengan peluang bisnis motor yang lain. F-16 IWA tidak sekedar menawarkan usaha jasa servis motor saja, tapi konsep utamanya adalah Lifestyle, Fashion, Boutique, Modification dan terakhir Service.
 “Presentasi memperkenalkan bisnis bengkel motor di Indonesia kan sudah biasa. Tapi presentasi di Jepang, tentu pengalaman luar biasa,” tandas Willy Dreeskandar, pendiri F-16 IWA. Sebelum mendirikan peluang usaha bisnis bengkel F-16, Willy sebelumnya dikenal sebagai jurnalis.
Acara ini mendapat dukungan penuh dari kantor pusat BNI 46 di Jakarta. Saat pertemuan awal dengan para franchisor, General Manager Commercial & Small Enterprise BNI 46, Drs. Arfansyah Siregar MM, mengatakan, “Kami mendukung program pemerintah untuk menciptakan lapangan kerja. Maka kami ajak franchisor F-16 IWA ke Jepang untuk memperkenalkan bisnis bengkel kepada Kenshusei.”
Lebih jauh, Arfansyah menjelaskan, “Pertumbuhan ekonomi Indonesia 2013 sekitar 6,8 hingga 7,2 %, di antaranya adalah belanja kebutuhan rumah tangga sebesar 2,6-2,9 %. Dan kebutuhan rumah tangga ini termasuk pembelian motor. Jadi peluang usaha bisnis motor salah satu yang menjanjikan.”
Sementara Ronny Venir, Vice President Commercial & Small Management BNI 46 Jakarta yang ikut mendampingi ke Jepang, berujar, “Ini acara pertama dan kami berharap acara bagus seperti ini dibikin kontinyu.”
Saat di Tokyo, udara dingin mencapai suhu 3 oC. Namun acara di aula Sekolah Republik Indonesia Tokyo berlangsung hangat, santai dan penuh keakraban. Di awal presentasinya, Willy dari F-16 menyampaikan berita segar dari Tanah Air, sekaligus memberi motivasi kepada para kenshusei tentang bisnis motor di Indonesia. “Pada November 2012 lalu, berlangsung rapat besar Komite Ekonomi Nasional (KEN) yang dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Ada beberapa catatan yang menggembirakan. Pertumbuhan ekonomi Indonesia 2013 dianggap paling stabil dan luar biasa, karena di Eropa dan Amerika justru melemah. Indonesia akan menjadi negara maju dengan ekonomi terkuat pada sekitar 2025. Bagusnya lagi, pertumbuhan ekonomi ini didukung bisnis motor dan variasi, serta dilakukan oleh para kawula muda.”
Dalam presentasinya, selain memperkenalkan peluang usaha bengkel motor, Willy juga memperkenalkan kursus mekanik F-16 Mechanic & Modification Training Center yang baru. Kursus mekanik ini memiliki beberapa kekhasan dan diferensiasi yang tidak dimiliki kursus mekanik lain di Indonesia.
Wakil dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Jepang di Tokyo, Idhi Maryono, Kepala Bidang Protokol dan Konsuler, dalam kata sambutannya berujar, “Tugas kami adalah memberikan pelayangan dan perlindungan warga negara Indonesia di Jepang. Maka kami murni untuk membantu para kenshusei. Kami mendukung BNI 46. Harapan kami, selalu ada acara pertemuan produktif antara Kenshusei dan franchise dari Indonesia.”
Sementara dari Bank Indonesia di Tokyo, Ibu Deti H. Agustono, ikut memotivasi dan berpesan kepada para calon investor muda kenshusei. “Memulai usaha, apapun jenis usahanya, pasti tidak langsung mulus. Maka cari kelebihan dan kesukaan kita, pahami kemampuan diri. Kita harus punya semangat, mimpi besar dan pikiran positif. Niscaya berhasil.”
Mahmudi dari KNS pun ikut menegaskan. “Standar negara maju, jumlah enterpreneurnya 2 % dari jumlah penduduk. Indonesia baru 0,8 %. Singapura malah sudah lebih dari 2 %.”
Tahun pertama para Kenshusei bekerja di Jepang, pendapatannya belum penuh karena masih ada potongan. Misalnya untuk biaya transportasi, administrasi dantraining skill. Tapi di tahun kedua dan ketiga, mereka mendapat gaji full. Tantangan utama di sana, “Tergoda beli gadget seken, memang murah sih,” kata Ronny Venir. “Harus bisa berhemat dan berpikir masa depan. Saat ini rekornya, ada kenshusei yang bawa uang pulang ke Indonesia sebanyak Rp 850 juta.”
Ayo Kenshusei Indonesia! Menjadi pengusaha dan menciptakan lapangan kerja. !